Fatamorgana yang Terselimuti
fatamorgana kehidupan ini indah yang terselimuti paras yang cantik seakan menjadi pilihan dan yang nampak burukpun di acuhkan semakin sempit pandangan kepada kehidupan ini rasa yang berjuang mencari kesadaran akan tertiup angin seakan tak berguna. seakan mata tertutup hanya dengan satu titik saja yang akan membuat lupa akan namamu sendiri. kain putih dan peci hitam yang tak berdosa menangis tak tertahan karna ulahnya. seakan smua itu di jadikan senjata baginya untuk membunuh mereka yang tak sama. yang benar hanyalah aku yang suci hanyalah aku mereka berkata tanpa bersuara dan bahkan berkata dengan keras pula. tersadar ataukah tidak, itu hanyalah fatamorgana kehidupan. yang akan hilang di saat kau mampu sebut namamu sendiri.